Rabu, 24 November 2010

Geografi


1. Pengertian :
a. Etimologi, yaitu
cabang ilmu linguistik yang mempelajari asal-usul suatu kata. Misalkan kata etimologi sebenarnya diambil dari bahasa Belanda etymologie yang berakar dari bahasa Yunani; étymos (arti sebenarnya adalah sebuah kata) dan lògos (ilmu). Pendeknya, kata etimologi itu sendiri datang dari bahasa Yunani ήτυμος (étymos, arti kata) dan λόγος (lógos, ilmu).
Beberapa kata yang telah diambil dari bahasa lain, kemungkinan dalam bentuk yang telah diubah (kata asal disebut sebagai etimon). Melalui naskah tua dan perbandingan dengan bahasa lain, etimologis mencoba untuk merekonstruksi asal-usul dari suatu kata - ketika mereka memasuki suatu bahasa, dari sumber apa, dan bagaimana bentuk dan arti dari kata tersebut berubah.
Etimologi juga mencoba untuk merekonstruksi informasi mengenai bahasa-bahasa yang sudah lama untuk memungkinkan mendapatkan informasi langsung mengenai bahasa tersebut (seperti tulisan) untuk diketahui. Dengan membandingkan kata-kata dalam bahasa yang saling bertautan, seseorang dapat mempelajari mengenai bahasa kuno yang merupakan “generasi yang lebih lama”. Dengan cara ini, akar bahasa yang telah diketahui yang dapat ditelusuri jauh ke belakang kepada asal-usul keluarga bahasa Austronesia.
b. Definisi :
*. Alexander (1963)
Menyatakan bahwa geografi adalah studi tentang pengaruh lingkungan alam pada aktivitas manusia.
*. Hasil semlok IKIP Semarang 1989
Berdasarkan hasil seminar dan lokarkaya peningkatan kualitas pengajaran geografi di Indonesia ( 12-13 April 1988, 29 Februari 1989, dan 1989 di Semarang), di rumuskan bahwa geografi adalah ilmu yang mempelajari persamaan dan perbedaan fenomena geosfer dengan sudut pandang kelingkungan dalam konteks keruangan.

2. Obyek Studi Geografi
*. Secara teoristis
a. Primeval landscape adalah bentang alam asli sebelum ada manusia b. Natural landscape adalah bentang alam yang sudah mengalami perubahan c. Wild landscape adalah bentang alam yang sudah mengalami perubahan walaupun belum ada manusia
*. Dipandang segi teori lingkungan hidup
a. Lingkungan fisik ( physical environment) Segala sesuatu disekitar manusia berupa mahkluk tak hidup b. Lingkungan Sosial ( social environment) Wujus aktifitas manusia baik dengan lingkungan alam maupun antar manusia. c. Lingkungan Biologis (biological environment) Segala sesuatu disekitar manusia berupa mahkluk hidup
*. Menurut pakar geografi Indonesia (IGI)
1. Objek Formal : Cara memandang dan berpikir terhadap objek material geografi dari sudut pandang keruangan dalam konteks wilayah dan lingkungan. Objek formal geografi meliputi hal-hal sebagai berikut:
a. Spatial patteran, yaitu pola sebaran tertentu dimuka bumi. b. Spatial system, yaitu keterkaitan antar gejala. c. Spatial process, yaitu perubahan/perkembangan yang terjadi pada gejala tersebut.
2. Objek material : semua gejala yang terjadi di muka bumi. objek material geografi misalnya berupa pola pemukiman, daerah aliran sungai (DAS) bentuk lahan, bentang daratan, cuaca, iklim, tanah, dan lain-lain.


3. Pendekatan Geogarfi
Berdasarkan pendekatan, dapat disimpulkan bahwa geografi merupakan general science yang mempunyai cakupan ruang lingkup yang sangat luas karena meliputi gejala sesuatu yang ada di permukaan bumi. akan tetapi dalam praktis penggunaannya sering disesuaikan dengan kebutuhan kegiatan manusia, misalnya pada masalah pertambangan, pengairan, pertanian, peternakan, dan kehutanan.

4. Hubungan Geografi dengan ilmu lain
Hubungan antara geografi dengan ilmu lain adalah saling terkait dan hamper disetiap ilmu-ilmu lan, masing-masing mempunyai persamaan dengan ilmu Geografi ini. Misalnya Geografi mempunyai keterkaitan dengan cabang-cabang ilmu lain. Contoh-contoh ilmu itu ialah, misalnya Geografi mempunyai keterkaitan dengan ilmu meteorology, dapat menghasilkan ilmu baru, yaitu Klimatologi. Geografi dengan ilmu biologi dapat menghasilkan ilmu baru jg yang bernama Biografi. Geografi dengan ekonomi dapat menghasilkan ilmu geografi ekonomi. Geografi dengan ilmu sejarah dapat menghasilkan ilmu Geigrafi sejarah. Geografi dengan ilmu sosiologi dapat menghasilkan Geososial. Geografi dengan ilmu geologi dapat menghasilkan ilmu yang benama ilmu Geonofologi. 
5. Cabang-cabang Geografi
Geografi memiliki cakupan kajian yang sangat luas, maka banyak terdapat cabang kajian geografi dengan kekhususan tertentu. Dalam kajiannya itu geografi didukung oleh ilmu-ilmu penunjang yang terbagi menjadi 2 macam yaitu geografi fisik dan geografi manusia.
=> Geogarfi fisik terdiri dari : * Klimatologi 
                                             * Meteorologi 
                                             * Geologi 
                                             * Oseahografi 
                                             * Geomorfologi
=> Geografi manusia terdiri dari : ~ Geografi social 
                                                  ~ Geografi ekonomi
                                                 ~ Geografi politik

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar